Berbagai Keunggulan dan Kekurangan dari Atap Metal untuk Bangunan Minimalis

Memilih material penutup atap yang tepat merupakan aspek mendasar dalam merancang gedung bergaya minimalis agar tetap fungsional sekaligus memiliki nilai keindahan.
Seiring dengan meningkatnya biaya material bangunan, banyak calon pemilik yang kini mencari alternatif lebih efisien namun tetap memiliki daya tahan baik.
Maka dari itu, berikut ini ada beberapa keunggulan dan kekurangan dari atap jenis metal pada bangunan minimalis yaitu:
1. Bobot Material yang Ringan
Atap metal memiliki berat yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan genteng tanah liat atau beton konvensional. Beban yang ringan ini secara otomatis akan mengurangi bebannya pada struktur rangka atap serta pondasi.
2. Ketahanan yang Sangat Tinggi Terhadap Karat
Teknologi pelapis Aluzinc atau galvalum pada atap metal modern memberikan perlindungan luar biasa terhadap korosi serta oksidasi.
Keunggulan ini sangat penting bagi rumah atau bangunan di Indonesia guna memastikan atapnya tidak mudah keropos.
3. Proses Pemasangan yang Sangat Cepat dan Efisien
Atap metal tersedia dalam bentuk lembaran lebar yang memungkinkan para tukang untuk menutup area atapnya dalam waktu yang singkat.
Kemudahan instalasi ini akan berdampak langsung pada penghematan biaya upah tenaga kerja serta mempercepat jadwal penyelesaiannya.
4. Memiliki Sifat Tahan Api
Material logam secara alami tidak mudah terbakar dan tidak akan menyebarkan kobaran api jika terjadi musibah kebakaran pada bangunannya.
Penggunaan atap metal memberikan rasa aman tambahan serta tingkat proteksi yang tinggi.
5. Kemampuan Meredam Suara yang Masih Tergolong Rendah
Kekurangan pertama adalah atap metal cenderung menghasilkan suara yang sangat bising atau “berisik” saat tertimpa butiran air hujan deras.
6. Sifat Logam yang Cenderung Menyerap Panas Matahari
Material logam memiliki daya hantar panas yang sangat tinggi, sehingga suhu di bawah atap akan terasa jauh lebih menyengat saat siang hari.
Paparan sinar matahari secara langsung akan diteruskan ke dalam ruangan sehingga beban alat pendingin udara (AC) menjadi lebih berat.
7. Risiko Mengalami Pemuaian dan Penyusutan Ekstrem
Lembaran logam sangat sensitif terhadap perubahan suhu drastis yang bisa menyebabkan material memuai saat panas serta menyusut saat dingin.
Proses ini sering kali menimbulkan suara berderit pada rangka atapnya serta berisiko melonggarkan baut penguncinya.
Tips Memilih Material Atap Metal untuk Rumah Minimalis

Membangun hunian dengan konsep minimalis mengharuskan siapapun untuk sangat teliti dalam menyelaraskan antara fungsi perlindungan bangunan dan tampilan keindahan.
Pemilihan penutup menjadi elemen paling penting karena akan sangat mempengaruhi suhu ruangan serta ketahanan struktur bangunan dalam jangka panjang
Berikut adalah berapa tips mudah dalam memilih material atap metal untuk bangunan yang minimalis yaitu:
1. Perhatikan Ketebalan Material Secara Detail
Tips pertama adalah memastikan untuk memahami perbedaan antara Base Metal Thickness (BMT) dan Total Coating Thickness (TCT) pada lembaran logam.
Pilihlah penutup dengan ketebalan minimal 0,30 mm hingga 0,40 mm agar atap tetap kuat.
2. Cek Komposisi Lapisan Perlindungan Karat
Pastikan material tersebut memiliki lapisan pelindung karat yang terdiri dari campuran Aluminium dan Zinc (Galvalum) dengan kadar memadai. Sehingga materialnya tidak mudah berkarat.
3. Sesuaikan Pilihan Warna dengan Konsep Bangunan
Pilihlah varian warna yang mampu memperkuat karakter minimalis gedung seperti warna abu-abu gelap, hitam oekat, atau cokelat tua.
Warna-warna netral ini sangat efektif dalam memberikan kesan bangunan yang elegan serta tidak lekang oleh waktu
4. Pertimbangkan Penggunaan Atap Metal Berpasir
Jika tinggal pada daerah dengan curah hujan tinggi, pertimbangkanlah untuk memilih jenis atap metal yang memiliki lapisan batuan atau berpasir.
5. Verifikasi Reputasi Merk dan Garansi Resmi
Belilah produk dari merk yang sudah memiliki reputasi sangat baik serta berani memberikan jaminan garansi resmi terhadap kualitas materialnya. Garansi ini akan memberikan rasa aman bagi para penggunanya.
6. Pilih Profil Gelombang yang Sesuai Desain
Pilihlah profil gelombang atap yang sesuai dengan tingkat kemiringan gedung. Agar aliran air bisa berjalan sangat lancar setiap saatnya.
Profil gelombang yang tegas akan menambah keindahan garis bangunan yang menjadi ciri khas utamanya.
7. Sesuaikan Ukuran dengan Kebutuhan Rangka
Lakukan pengukuran luas atap secara akurat serta pilihlah panjang lembaran yang paling efisien guna meminimalkan jumlah sambungan atau material sisa.
Cara Jasa Tukang Memasang Material Atap Metal

Proses pemasangan atap merupakan tahapan penting dalam pembangunan gedung yang menentukan tingkat keamanan serta kenyamanan bagi seluruh penghuninya.
Penggunaan tenaga ahli yang sangat profesional akan menjamin bahwa material logam tersebut bisa terpasang dengan standar tersendiri.
Berikut ini ada beberapa cara jasa tukang dalam memasang material atap metal yaitu:
1. Memasang Rangka Utama dan Reng dengan Presisi
Merakit struktur rangka baja ringan atau kayu serta mengatur jarak antar reng sesuai dengan panjang lembaran atapnya.
Tukang akan memastikan bahwa posisi reng sudah sangat rata agar lembaran logam tidak terlihat bergelombang.
2. Melakukan Pengukuran Ulang dan Pemotongan Material
Tukang akan melakukan pengukuran kembali pada area lapangan guna menyesuaikan panjang lembaran logam dengan sudut kemiringan atapnya yang ada.
Proses pemotongan harus menggunakan gunting baja manual atau mesin potong khusus.
3. Memulai Pemasangan dari Sudut Bawah Menuju Atas
Urutan pemasangan lembaran logam harus selalu mulai dari bagian tepi bawah kemudian berlanjut naik menuju ke arah puncak bubungan.
4. Mengatur Jarak Tumpang Tindih Secara Tepat
Tukang akan mengatur lebar tumpang tindih antar lembaran, baik secara vertikal maupun horizontal sesuai dengan standar teknis pabrikan atapnya tersebut.
Overlap yang cukup luas sangat penting guna menghalau air hujan terbawa angin kencang agar tidak masuk ke celah sambungannya.
5. Memasang Penutup Nok atau Bubungan yang Rapat
Setelah semua lembaran utama terpasang, tukang akan memasang penutup puncak atap (nok) yang memiliki bentuk sesuai dengan profil gelombang atapnya.
6. Melakukan Aplikasi Sealant pada Area Penting
Jasa tukang yang profesional akan mengaplikasikan lem silikon atau sealant pada setiap titik pertemuan yang rawan bocor seperti area talang atau dinding.
Lapisan pelindung tambahan ini berfungsi sebagai garis pertahanan terakhir guna memastikan tidak ada setetes air pun yang mampu menembus masuk.
7. Pembersihan Serpihan Logam
Setelah semua terpasang, tukang wajib membersihkan sisa-sisa potongan logam serta sisa sekrup yang tertinggal pada atas permukaan atap setiap harinya.
Penutup
Memilih atap metal untuk bangunan minimalis merupakan langkah cukup tepat untuk mendapatkan hunian yang kokoh, modern, dan awet.
Pastikan menggunakan jasa tukang yang berpengalaman agar proses pemasangan berjalan lancar tanpa ada kendala.
Saat ini tersedia informasi menarik mengenai jasa tukang yang mampu memasang wall panel 3D, memasang lis plafon, pemasangan atap, pembersihan maupun pemasangan tandon, dan lain-lain.

