Atap Metal Ringan Untuk Bangunan Minimalis

Atap Metal Ringan Untuk Bangunan Minimalis
Atap Metal Untuk Bangunan Minimalis – Membangun gedung impian dengan konsep modern memerlukan pemilihan material bangunan yang cerdas serta efisien.
Salah satu material yang biasanya ada di toko bahan bangunan yaitu penutup jenis metal. Jenis penutup tersebut cocok juga penggunaannya untuk rumah atau gedung dengan konsep minimalis.
Tampilan garis yang tegas pada logam mampu memperkuat kesan sederhana namun mewah pada gedung bergaya minimalis. 
Sistem atapnya yang ringan akan sangat membantu menjaga kestabilan pondasi gedung atau rumah dari beban yang terlalu berat.
Material logam ini terkenal memiliki daya tahan terhadap serangan karat maupun cuaca panas. Tepat pada artikel kali ini akan menjelaskan penutup metal untuk gedung minimalis yang ringan.
Oleh karena itu, untuk selengkapnya simak artikel berikut ini.

Berbagai Keunggulan dan Kekurangan dari Atap Metal untuk Bangunan Minimalis

Berbagai Keunggulan dan Kekurangan dari Atap Metal untuk Bangunan Minimalis

Memilih material penutup atap yang tepat merupakan aspek mendasar dalam merancang gedung bergaya minimalis agar tetap fungsional sekaligus memiliki nilai keindahan.

Seiring dengan meningkatnya biaya material bangunan, banyak calon pemilik yang kini mencari alternatif lebih efisien namun tetap memiliki daya tahan baik.

Maka dari itu, berikut ini ada beberapa keunggulan dan kekurangan dari atap jenis metal pada bangunan minimalis yaitu:

1. Bobot Material yang Ringan

Atap metal memiliki berat yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan genteng tanah liat atau beton konvensional. Beban yang ringan ini secara otomatis akan mengurangi bebannya pada struktur rangka atap serta pondasi.

2. Ketahanan yang Sangat Tinggi Terhadap Karat

Teknologi pelapis Aluzinc atau galvalum pada atap metal modern memberikan perlindungan luar biasa terhadap korosi serta oksidasi.

Keunggulan ini sangat penting bagi rumah atau bangunan di Indonesia guna memastikan atapnya tidak mudah keropos.

3. Proses Pemasangan yang Sangat Cepat dan Efisien

Atap metal tersedia dalam bentuk lembaran lebar yang memungkinkan para tukang untuk menutup area atapnya dalam waktu yang singkat.

Kemudahan instalasi ini akan berdampak langsung pada penghematan biaya upah tenaga kerja serta mempercepat jadwal penyelesaiannya.

4. Memiliki Sifat Tahan Api

Material logam secara alami tidak mudah terbakar dan tidak akan menyebarkan kobaran api jika terjadi musibah kebakaran pada bangunannya.

Penggunaan atap metal memberikan rasa aman tambahan serta tingkat proteksi yang tinggi.

5. Kemampuan Meredam Suara yang Masih Tergolong Rendah

Kekurangan pertama adalah atap metal cenderung menghasilkan suara yang sangat bising atau “berisik” saat tertimpa butiran air hujan deras.

6. Sifat Logam yang Cenderung Menyerap Panas Matahari

Material logam memiliki daya hantar panas yang sangat tinggi, sehingga suhu di bawah atap akan terasa jauh lebih menyengat saat siang hari.

Paparan sinar matahari secara langsung akan diteruskan ke dalam ruangan sehingga beban alat pendingin udara (AC) menjadi lebih berat.

7. Risiko Mengalami Pemuaian dan Penyusutan Ekstrem

Lembaran logam sangat sensitif terhadap perubahan suhu drastis yang bisa menyebabkan material memuai saat panas serta menyusut saat dingin.

Proses ini sering kali menimbulkan suara berderit pada rangka atapnya serta berisiko melonggarkan baut penguncinya.

Tips Memilih Material Atap Metal untuk Rumah Minimalis

Tips Memilih Material Atap Metal untuk Rumah Minimalis

Membangun hunian dengan konsep minimalis mengharuskan siapapun untuk sangat teliti dalam menyelaraskan antara fungsi perlindungan bangunan dan tampilan keindahan.

Pemilihan penutup menjadi elemen paling penting karena akan sangat mempengaruhi suhu ruangan serta ketahanan struktur bangunan dalam jangka panjang

Berikut adalah berapa tips mudah dalam memilih material atap metal untuk bangunan yang minimalis yaitu:

1. Perhatikan Ketebalan Material Secara Detail

Tips pertama adalah memastikan untuk memahami perbedaan antara Base Metal Thickness (BMT) dan Total Coating Thickness (TCT) pada lembaran logam.

Pilihlah penutup dengan ketebalan minimal 0,30 mm hingga 0,40 mm agar atap tetap kuat.

2. Cek Komposisi Lapisan Perlindungan Karat

Pastikan material tersebut memiliki lapisan pelindung karat yang terdiri dari campuran Aluminium dan Zinc (Galvalum) dengan kadar memadai. Sehingga materialnya tidak mudah berkarat.

3. Sesuaikan Pilihan Warna dengan Konsep Bangunan

Pilihlah varian warna yang mampu memperkuat karakter minimalis gedung seperti warna abu-abu gelap, hitam oekat, atau cokelat tua.

Warna-warna netral ini sangat efektif dalam memberikan kesan bangunan yang elegan serta tidak lekang oleh waktu

4. Pertimbangkan Penggunaan Atap Metal Berpasir

Jika tinggal pada daerah dengan curah hujan tinggi, pertimbangkanlah untuk memilih jenis atap metal yang memiliki lapisan batuan atau berpasir.

5. Verifikasi Reputasi Merk dan Garansi Resmi

Belilah produk dari merk yang sudah memiliki reputasi sangat baik serta berani memberikan jaminan garansi resmi terhadap kualitas materialnya. Garansi ini akan memberikan rasa aman bagi para penggunanya.

6. Pilih Profil Gelombang yang Sesuai Desain

Pilihlah profil gelombang atap yang sesuai dengan tingkat kemiringan gedung. Agar aliran air bisa berjalan sangat lancar setiap saatnya.

Profil gelombang yang tegas akan menambah keindahan garis bangunan yang menjadi ciri khas utamanya.

7. Sesuaikan Ukuran dengan Kebutuhan Rangka

Lakukan pengukuran luas atap secara akurat serta pilihlah panjang lembaran yang paling efisien guna meminimalkan jumlah sambungan atau material sisa.

Cara Jasa Tukang Memasang Material Atap Metal

Cara Jasa Tukang Memasang Material Atap Metal

Proses pemasangan atap merupakan tahapan penting dalam pembangunan gedung yang menentukan tingkat keamanan serta kenyamanan bagi seluruh penghuninya.

Penggunaan tenaga ahli yang sangat profesional akan menjamin bahwa material logam tersebut bisa terpasang dengan standar tersendiri.

Berikut ini ada beberapa cara jasa tukang dalam memasang material atap metal yaitu:

1. Memasang Rangka Utama dan Reng dengan Presisi

Merakit struktur rangka baja ringan atau kayu serta mengatur jarak antar reng sesuai dengan panjang lembaran atapnya.

Tukang akan memastikan bahwa posisi reng sudah sangat rata agar lembaran logam tidak terlihat bergelombang.

2. Melakukan Pengukuran Ulang dan Pemotongan Material

Tukang akan melakukan pengukuran kembali pada area lapangan guna menyesuaikan panjang lembaran logam dengan sudut kemiringan atapnya yang ada.

Proses pemotongan harus menggunakan gunting baja manual atau mesin potong khusus.

3. Memulai Pemasangan dari Sudut Bawah Menuju Atas

Urutan pemasangan lembaran logam harus selalu mulai dari bagian tepi bawah kemudian berlanjut naik menuju ke arah puncak bubungan.

4. Mengatur Jarak Tumpang Tindih Secara Tepat

Tukang akan mengatur lebar tumpang tindih antar lembaran, baik secara vertikal maupun horizontal sesuai dengan standar teknis pabrikan atapnya tersebut.

Overlap yang cukup luas sangat penting guna menghalau air hujan terbawa angin kencang agar tidak masuk ke celah sambungannya.

5. Memasang Penutup Nok atau Bubungan yang Rapat

Setelah semua lembaran utama terpasang, tukang akan memasang penutup puncak atap (nok) yang memiliki bentuk sesuai dengan profil gelombang atapnya.

6. Melakukan Aplikasi Sealant pada Area Penting

Jasa tukang yang profesional akan mengaplikasikan lem silikon atau sealant pada setiap titik pertemuan yang rawan bocor seperti area talang atau dinding.

Lapisan pelindung tambahan ini berfungsi sebagai garis pertahanan terakhir guna memastikan tidak ada setetes air pun yang mampu menembus masuk.

7. Pembersihan Serpihan Logam

Setelah semua terpasang, tukang wajib membersihkan sisa-sisa potongan logam serta sisa sekrup yang tertinggal pada atas permukaan atap setiap harinya.

Penutup

Memilih atap metal untuk bangunan minimalis merupakan langkah cukup tepat untuk mendapatkan hunian yang kokoh, modern, dan awet.

Pastikan menggunakan jasa tukang yang berpengalaman agar proses pemasangan berjalan lancar tanpa ada kendala.

Saat ini tersedia informasi menarik mengenai jasa tukang yang mampu memasang wall panel 3D, memasang lis plafon, pemasangan atap, pembersihan maupun pemasangan tandon, dan lain-lain.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jasa tukang bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp yang tertera berikut ini.