Kapan Ubin Harus Diganti Ulang? Simak Tandanya

Kapan Ubin Harus Diganti Ulang? Simak Tandanya

Apakah kamu pernah bertanya-tanya, kapan ubin harus diganti ulang? Pertanyaan ini sering muncul ketika kondisi lantai atau dinding mulai terlihat usang. Ubin yang sudah tidak layak pakai bisa menimbulkan masalah, baik dari sisi estetika maupun kenyamanan. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda kapan ubin sudah saatnya diganti agar rumah tetap rapi, aman, dan nyaman ditempati.

Tanda-tanda Saatnya Ubin Harus Diganti Ulang

Tanda-tanda Saatnya Ubin Harus Diganti Ulang

Ubin memiliki umur pakai. Jika perawatannya kurang baik, masa pakai bisa lebih pendek. Salah satu tanda jelas bahwa ubin harus diganti ulang adalah adanya retakan. Retakan kecil memang terlihat sepele, tetapi lama-kelamaan bisa melebar. Akibatnya, debu dan kotoran akan mudah masuk.

Berikut beberapa tanda-tanda saatnya ubin harus diganti ulang yang bisa kamu perhatikan di rumah:

1. Ubin Retak atau Pecah

Jika ubin mulai retak, pecah, atau bahkan ada bagian yang hilang, itu pertanda kuat ubin sudah tidak lagi kokoh. Selain mengganggu estetika, kondisi ini bisa berbahaya jika dibiarkan.

2. Nat Ubin Mengelupas atau Berjamur

Nat yang rusak, mengelupas, atau berjamur sulit dibersihkan dan bisa membuat lantai tampak kotor. Jika perbaikan nat tidak lagi efektif, mengganti ubin menjadi pilihan tepat.

3. Ubin Terlepas atau Goyang

Saat ubin terasa longgar, bergoyang, atau terlepas saat diinjak, artinya perekatnya sudah melemah. Hal ini bisa membuat lantai tidak nyaman dan berisiko menyebabkan kecelakaan.

4. Warna dan Pola Sudah Pudar

Seiring waktu, warna ubin bisa memudar akibat goresan, sinar matahari, atau penggunaan bahan pembersih tertentu. Jika tampilan rumah jadi kusam, mengganti ubin bisa menghadirkan suasana baru.

5. Sulit Dibersihkan

Ubin yang sudah berpori, kasar, atau penuh noda permanen biasanya sulit dibersihkan meski sudah disikat. Jika ini terjadi, penggantian ubin bisa menjadi solusi jangka panjang.

6. Ada Masalah Kelembapan

Jika ubin sering lembap, muncul bercak air, atau bahkan jamur di bawah permukaannya, kemungkinan ada kerusakan struktural di bawah ubin. Biasanya hal ini menuntut perbaikan menyeluruh sekaligus penggantian ubin.

Dampak Apabila Ubin Tidak Segera Diganti Ulang

Dampak Apabila Ubin Tidak Segera Diganti Ulang

 

Kalau ubin yang sudah rusak tidak segera diganti ulang, dampaknya bisa cukup serius, baik untuk kenyamanan maupun keamanan rumah. Berikut beberapa dampak yang sering terjadi:

1. Risiko Keselamatan

Ubin yang retak, pecah, atau longgar bisa menyebabkan orang terpeleset, tersandung, bahkan terluka saat terinjak. Ini berbahaya terutama bagi anak-anak dan lansia.

2. Estetika Rumah Menurun

Ubin yang sudah kusam, bernoda, atau penuh retakan membuat tampilan rumah tampak kotor dan tidak terawat, meski sebenarnya kamu rajin membersihkannya.

3. Biaya Perbaikan Lebih Mahal

Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan ubin bisa merembet ke struktur lantai di bawahnya. Akibatnya, bukan hanya ubin yang harus diganti, tapi juga lapisan perekat dan lantai dasar—biaya tentu jadi lebih besar.

4. Masalah Kelembapan dan Jamur

Nat yang rusak atau ubin yang terlepas bisa membuat air meresap ke bawah lantai. Hal ini memicu kelembapan, jamur, dan bau tidak sedap yang sulit dihilangkan.

5. Mengurangi Kenyamanan

Ubin yang bergoyang atau berongga menimbulkan suara “krek” saat diinjak. Selain mengganggu, kondisi ini membuat lantai terasa tidak nyaman digunakan sehari-hari.

6. Menurunkan Nilai Properti

Bagi kamu yang berencana menjual atau menyewakan rumah, ubin yang rusak bisa menurunkan nilai jual. Calon pembeli atau penyewa akan melihat kondisi lantai sebagai salah satu pertimbangan penting.

Tips Memilih Material Ubin yang Berkualitas

Tips Memilih Material Ubin yang Berkualitas

Setelah mengetahui kapan ubin harus diganti ulang, langkah berikutnya adalah memilih material yang tepat. Ubin dengan kualitas baik tentu lebih tahan lama dan minim perawatan.

Pertama, pilih ubin dengan tingkat kekerasan yang sesuai kebutuhan. Untuk area dengan lalu lintas tinggi seperti ruang tamu atau dapur, gunakan ubin yang kuat. Ubin jenis ini mampu menahan beban berat tanpa mudah retak.

Kedua, perhatikan tekstur permukaan ubin. Ubin dengan permukaan kasar cocok digunakan di kamar mandi atau area luar rumah. Tekstur ini dapat mencegah risiko terpeleset. Sebaliknya, ubin dengan permukaan halus lebih tepat untuk ruang keluarga atau kamar tidur.

Ketiga, sesuaikan motif dan warna dengan gaya desain rumah. Jangan hanya fokus pada kualitas material, tetapi juga perhatikan estetika. Ubin yang dipilih dengan tepat akan mempercantik tampilan ruangan sekaligus meningkatkan kenyamanan.

Selain itu, pastikan untuk membeli ubin dari merek terpercaya. Produk dengan garansi biasanya memberikan jaminan kualitas lebih baik. Walaupun harganya sedikit lebih mahal, hasilnya akan sebanding dengan ketahanan yang diperoleh.

Apabila kamu mebutuhkan jasa tukang untuk renovasi atau pembangunan dan konsultasi, bisa langsung klik link dibawah ini!

Kesimpulan

Mengetahui kapan ubin harus diganti ulang adalah hal penting untuk menjaga keindahan dan keamanan rumah. Tanda-tanda seperti retakan, ubin terlepas, atau perubahan warna sebaiknya tidak diabaikan. Jika dibiarkan, masalah kecil bisa berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Dampak menunda penggantian ubin tidak hanya berpengaruh pada penampilan, tetapi juga pada kenyamanan serta keamanan penghuni rumah.