Kenapa Plafon Gypsum Mudah Retak dan Solusinya

Kenapa Plafon Gypsum Mudah Retak dan Solusinya

Plafon gypsum sangat populer di Indonesia. Bahan ini memberikan tampilan modern. Namun, banyak pemilik rumah mengeluh. Keluhan utamanya adalah plafon yang retak. Fenomena ini sering terjadi. Banyak orang bertanya, kenapa plafon gypsum mudah retak? Keretakan ini bisa merusak keindahan. Masalah ini juga bisa menandakan kerusakan struktur. Artikel ini akan membahas penyebabnya. Kami juga akan berikan solusinya.

Penyebab Kenapa Plafon Gypsum Mudah Retak

Penyebab Kenapa Plafon Gypsum Mudah RetakKeretakan pada plafon tidak muncul begitu saja. Ada banyak faktor yang memicunya. Beberapa penyebab ini sering diabaikan.

1. Pemasangan Tidak Benar

Proses pemasangan sangat penting. Plafon harus dipasang sesuai standar. Jarak rangka terlalu jauh bisa jadi penyebab. Rangka yang tidak kuat membuat beban tidak merata. Hal ini membuat plafon jadi rentan.

2. Perubahan Suhu Ekstrem

Bahan gypsum sensitif terhadap suhu. Perubahan suhu panas ke dingin dapat memicu retak. Gypsum akan memuai dan menyusut. Proses ini terjadi terus-menerus. Akhirnya, muncul retakan halus.

3. Kualitas Bahan Kurang Baik

Tidak semua gypsum sama. Ada berbagai macam kualitas. Gypsum dengan kualitas rendah lebih rapuh. Pilihlah bahan yang tebal dan kokoh. Bahan berkualitas rendah lebih mudah retak.

4. Getaran atau Guncangan

Getaran dari luar bisa berdampak. Misalnya, dari gempa bumi. Getaran dari kendaraan berat juga bisa. Getaran ini bisa membuat struktur goyah. Plafon akan menerima beban getaran. Kemudian, akan muncul retakan di sambungan.

5. Adanya Rembesan Air

Rembesan air dari atap sangat berbahaya. Air merusak struktur gypsum. Plafon jadi lembek dan rapuh. Permukaannya akan melengkung. Akhirnya, retakan akan terlihat.

Solusi Mengatasi Plafon Gypsum Awet Anti Retak

Solusi Mengatasi Plafon Gypsum Awet Anti RetakSetelah tahu penyebab kenapa plafon gypsum mudah retak, Anda harus tahu solusinya. Mengatasi masalah ini harus dari akarnya. Berikut ini beberapa langkahnya.

1. Pilih Tukang Profesional

Kualitas pemasangan sangat bergantung pada tukang yang Anda pilih. Carilah tukang berpengalaman yang menguasai teknik pemasangan yang benar. Tukang profesional akan memastikan hasil kerja sesuai standar.

2. Gunakan Rangka yang Kuat

Rangka baja ringan menjadi pilihan terbaik karena lebih kokoh dan tahan lama. Jarak antar rangka harus diatur dengan tepat agar kuat menopang gypsum. Pastikan rangka terpasang dengan rapat dan kokoh.

3. Pilih Gypsum Berkualitas Tinggi

Gunakan gypsum dari merek terpercaya dengan ketebalan standar yang dianjurkan. Tanyakan kualitas gypsum kepada penjual sebelum membeli. Bahan yang baik akan membuat plafon lebih awet dan tahan lama.

4. Perhatikan Kondisi Atap

Periksa atap rumah secara rutin untuk menghindari kebocoran. Segera perbaiki genteng yang rusak dan pastikan saluran air tetap bersih dari sampah. Ini penting untuk mencegah rembesan air merusak plafon gypsum.

5. Pakai Compound dan Kasa

Gunakan compound berkualitas sebagai plester penutup sambungan gypsum. Lapisi sambungan dengan pita kasa agar lebih kuat dan tidak mudah retak. Cara ini membuat plafon lebih rapi dan tahan lama.

Perawatan Plafon Gypsum Tetap Awet BertahanPerawatan Plafon Gypsum Tetap Awet Bertahan

Plafon gypsum juga butuh perawatan agar tidak menjadi kenapa plafon gypsum mudah retak. Perawatan yang rutin bisa mencegah retak. Berikut tips merawatnya.

1. Bersihkan Secara Berkala

Debu yang menumpuk di plafon bisa membuatnya kotor dan kusam. Gunakan kemoceng atau alat pembersih yang lembut untuk membersihkan tanpa merusak. Hindari menggunakan air berlebihan agar gypsum tidak rusak.

2. Periksa Sambungan

Area sambungan plafon gypsum paling rentan mengalami retak. Periksa secara rutin dan segera perbaiki jika ditemukan retakan kecil. Jangan biarkan retakan itu melebar agar kerusakan tidak semakin parah.

3. Kontrol Kelembaban Ruangan

Kelembaban yang tinggi dapat merusak gypsum dan membuatnya mudah lembap. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik untuk menjaga sirkulasi udara. Ini membantu menjaga plafon tetap kering dan awet.

4. Hindari Menopang Beban

Plafon gypsum tidak kuat untuk menahan beban berat seperti lampu hias yang terlalu besar. Hindari menggantung benda berat agar struktur plafon tidak rusak. Gunakan penyangga yang sesuai jika memang ingin memasang barang berat.

5. Perbaiki Cat yang Mengelupas

Cat yang mengelupas bisa membuka lapisan gypsum sehingga lebih mudah rusak. Segera cat ulang bagian yang sudah mulai mengelupas untuk melindungi permukaan plafon. Dengan begitu, plafon tetap terlihat rapi dan tahan lama.

Kebutuhan akan jasa tukang terpercaya tidak bisa sembarangan, maka perlu jasa profesional untuk pemasangan yang tepat presisi. Informasi untuk jasa tukang terpercaya bisa menghubungi WhatsApp berikut.

Kesimpulan

Kenapa plafon gypsum mudah retak? Penyebabnya beragam. Mulai dari pemasangan yang salah hingga rembesan air. Solusinya adalah memilih bahan berkualitas. Gunakan jasa tukang profesional. Perawatan rutin juga sangat penting. Dengan langkah yang tepat, plafon gypsum Anda akan awet. Plafon Anda akan terlihat indah lebih lama.