Tips Merawat Pagar Besi Rumah agar Tidak Berkarat

Tips Merawat Pagar Besi Rumah agar Tidak Berkarat

Tips Merawat Pagar Besi Rumah – Pagar besi merupakan salah satu elemen penting pada sebuah hunian karena berfungsi sebagai pelindung sekaligus mempercantik tampilan rumah. Namun, tanpa perawatan yang tepat, pagar besi mudah mengalami karat akibat paparan cuaca dan kelembapan. Oleh sebab itu, memahami tips merawat pagar besi rumah sangat penting agar pagar tetap kuat, awet, dan terlihat menarik dalam jangka panjang.

Penyebab Pagar Besi Rumah Berkarat

Penyebab Pagar Besi Rumah Berkarat

Sebelum mengetahui cara perawatannya, penting untuk memahami apa saja penyebab pagar besi mudah berkarat. Karat terjadi karena proses oksidasi, yaitu reaksi antara besi, oksigen, dan air.

Berikut beberapa faktor utama penyebabnya:

1. Paparan Air dan Kelembapan Tinggi

Air hujan dan udara lembap mempercepat proses oksidasi. Rumah yang berada di daerah dengan curah hujan tinggi atau dekat pantai lebih rentan mengalami karat karena kadar garam di udara juga dapat mempercepat korosi.

2. Lapisan Cat yang Mengelupas

Cat pada pagar bukan hanya berfungsi sebagai estetika, tetapi juga sebagai pelindung dari air dan udara. Jika cat mulai retak atau mengelupas, permukaan besi akan terbuka dan mudah teroksidasi.

3. Kurangnya Perawatan Rutin

Debu, kotoran, dan polusi yang menempel dapat menyimpan kelembapan di permukaan pagar. Tanpa pembersihan rutin, kondisi ini mempercepat munculnya karat.

4. Kualitas Material yang Kurang Baik

Pagar dari besi dengan kandungan karbon tinggi atau tanpa lapisan pelindung tambahan lebih mudah mengalami korosi dibandingkan besi galvanis atau besi yang sudah dilapisi antikarat.

6 Tips Merawat Pagar Besi Rumah agar Tidak Berkarat

6 Tips Merawat Pagar Besi Rumah agar Tidak Berkarat

Untuk menghindari pagar besi berkarat, hal penting yang perlu dilakukan adalah melakukan perawatan. Terdapat 6 cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk merawat pagar besi rumah agar tidak berkarat. Misalnya:

1. Bersihkan Pagar Secara Berkala

Minimal satu bulan sekali, bersihkan pagar menggunakan kain lembap atau spons dengan air sabun ringan. Tujuannya untuk menghilangkan debu, lumpur, dan kotoran yang menempel. Setelah dibersihkan, pastikan pagar dikeringkan agar tidak menyisakan air.

2. Periksa dan Perbaiki Cat yang Rusak

Cek kondisi cat setiap beberapa bulan. Jika terdapat bagian yang mengelupas atau retak, segera amplas area tersebut hingga bersih lalu aplikasikan cat dasar antikarat sebelum mengecat ulang. Cat antikarat membantu melindungi besi dari oksidasi.

3. Gunakan Cat Khusus Anti Karat

Pilih cat berbahan dasar epoxy atau enamel yang memang dirancang untuk permukaan logam. Cat jenis ini lebih tahan terhadap cuaca dan kelembapan. Pengecatan ulang umumnya disarankan setiap 2 sampai 3 tahun, tergantung kondisi lingkungan.

4. Oleskan Cairan Pelindung

Selain cat, Anda bisa menggunakan cairan pelindung khusus logam yang tersedia di pasaran. Cairan ini membentuk lapisan tipis yang melindungi besi dari air dan udara.

5. Hindari Genangan Air di Sekitar Pagar

Pastikan area sekitar pagar memiliki sistem drainase yang baik. Genangan air yang terlalu lama dapat mempercepat korosi, terutama pada bagian bawah pagar yang bersentuhan langsung dengan tanah.

6. Segera Atasi Tanda-Tanda Karat

Jika muncul bintik karat kecil, segera bersihkan menggunakan amplas atau sikat kawat. Setelah itu, aplikasikan cairan penghilang karat dan lapisi kembali dengan cat antikarat. Penanganan sejak dini akan mencegah kerusakan yang lebih luas.

Biaya Menggunakan Jasa Tukang Profesional

Biaya Menggunakan Jasa Tukang Profesional

Bagi Anda yang tidak memiliki waktu atau ingin hasil yang lebih maksimal, menggunakan jasa tukang profesional bisa menjadi solusi. Biaya perawatan atau pengecatan pagar besi umumnya bervariasi tergantung beberapa faktor. Seperti:

  • Luas dan tinggi pagar
  • Tingkat kerusakan atau karat
  • Jenis cat yang digunakan
  • Lokasi rumah

Secara umum, biaya pengecatan pagar besi berkisar antara Rp35.000 hingga Rp75.000 per meter persegi. Jika pagar membutuhkan pengamplasan berat dan penghilangan karat menyeluruh, biaya bisa lebih tinggi.

Untuk pagar standar rumah dengan panjang 10–15 meter, estimasi total biaya dapat berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000, tergantung kondisi dan kualitas bahan yang digunakan.

Menggunakan jasa profesional memang memerlukan biaya tambahan, tetapi hasilnya biasanya lebih rapi, tahan lama, dan menghemat waktu Anda. Tukang berpengalaman juga memahami teknik aplikasi cat antikarat yang benar sehingga perlindungan lebih maksimal.

Untuk lebih jelasnya, silahkan hubungi nomor whatsapp admin Jasa Tukang dengan cara mengklik tombol di bawah ini!

Penutup

Merawat pagar besi rumah agar tidak berkarat membutuhkan perhatian dan konsistensi. Dengan membersihkan secara rutin, menggunakan cat antikarat, serta segera mengatasi tanda korosi, pagar bisa tetap kuat dan indah selama bertahun-tahun. Terapkan tips merawat pagar besi rumah sejak dini untuk menghemat biaya dan menjaga keamanan hunian Anda. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi dengan informasi menarik lainnya.