Ruangan panas sering membuat aktivitas terasa tidak nyaman. Karena itu, sistem sirkulasi udara menjadi kebutuhan penting. Salah satu solusi yang kini banyak digunakan adalah turbin ventilator atap. Selain itu, alat ini bekerja tanpa listrik. Dengan demikian, biaya operasional dapat ditekan. Artikel ini bertujuan untuk mengedukasi pembaca tentang apa itu turbin ventilator, bagaimana cara kerjanya, serta fungsi turbin ventilator atap bagi berbagai jenis bangunan.
Apa Itu Turbin Ventilator Atap dan Bagaimana Cara Kerjanya

Turbin ventilator atap adalah alat ventilasi berbentuk baling-baling. Karena itu, alat ini dapat berputar mengikuti arah angin. Selain itu, putaran akan tercipta juga karena perbedaan suhu. Dengan begitu, udara panas di dalam ruangan akan terhisap keluar.
Proses kerja alat ini bersifat pasif. Oleh sebab itu, listrik tidak dibutuhkan. Selain itu, alat ini dapat dipasang di puncak atap. Dengan posisi tersebut, udara panas yang naik bisa dikeluarkan dengan optimal.
Material turbin biasanya dibuat dari aluminium atau stainless. Karena itu, ketahanan terhadap cuaca bisa dijaga. Selain itu, perawatan menjadi lebih mudah. Dengan demikian, umur pakai produk bisa lebih panjang.
Fungsi Turbin Ventilator Atap

Turbin ventilator atap memiliki peran besar dalam menjaga kualitas udara di dalam bangunan. Karena itu, penggunaannya kini semakin umum di rumah, gudang, hingga bangunan komersial.
1. Mengeluarkan Udara Panas dari Dalam Ruangan
Udara panas akan naik ke bagian atas ruangan. Karena itu, turbin akan menarik udara tersebut keluar. Selain itu, perbedaan suhu membantu proses hisap. Dengan demikian, suhu di dalam ruangan menjadi lebih stabil. Akibatnya, aktivitas terasa lebih nyaman.
2. Menjaga Sirkulasi Udara Tetap Segar
Udara kotor sering terjebak di dalam ruangan tertutup. Oleh sebab itu, turbin membantu membuang udara pengap. Selain itu, udara segar bisa masuk dari ventilasi lain. Dengan begitu, kualitas udara meningkat. Akhirnya, ruangan terasa lebih sehat.
3. Mengurangi Kelembapan dan Bau Tidak Sedap
Kelembapan tinggi bisa memicu jamur. Karena itu, turbin ventilator membantu mengurangi kadar uap air. Selain itu, bau apek dapat dikeluarkan. Dengan demikian, ruangan terasa lebih bersih. Akibatnya, kenyamanan penghuni tetap terjaga.
4. Membantu Menghemat Penggunaan Listrik
AC sering bekerja lebih berat di ruangan panas. Oleh sebab itu, turbin ventilator dapat membantu meringankan beban AC. Selain itu, sirkulasi alami tidak memerlukan listrik. Dengan begitu, konsumsi energi bisa ditekan. Akhirnya, tagihan listrik menjadi lebih hemat.
Kapan Bangunan Membutuhkan Turbin Ventilator Atap
Tidak semua bangunan memiliki sirkulasi udara yang baik. Karena itu, turbin ventilator sangat dibutuhkan dalam kondisi tertentu.
Bangunan dengan plafon rendah sering terasa panas. Oleh sebab itu, alat ini bisa menjadi solusi. Selain itu, gudang tanpa jendela juga membutuhkan ventilasi tambahan. Dengan demikian, udara di dalam ruangan tetap bergerak.
Rumah yang berada di daerah tropis juga disarankan menggunakan alat ini. Karena itu, panas akibat matahari dapat dikurangi. Selain itu, rumah dengan atap seng sering memerangkap panas. Dengan begitu, turbin ventilator menjadi pilihan tepat.
Bangunan industri kecil juga cocok menggunakan alat ini. Oleh sebab itu, udara panas dari mesin bisa dikeluarkan. Selain itu, kenyamanan pekerja bisa ditingkatkan. Dengan demikian, produktivitas dapat terjaga.


