Bagaimana Pasang Pipa Air di Kamar Mandi Rumah?

Bagaimana Pasang Pipa Air di Kamar Mandi Rumah?
Bagaimana Pasang Pipa Air di Kamar Mandi – Siapapun sebenarnya perlu memahami bagaimana pasang pipa air pada kamar mandi rumah agar instalasi bekerja aman.
Hal ini mampu mencegah kebocoran sejak awal, siapapun bisa melihat alur kerja pipanya dengan lebih jelas lalu menentukan posisi keran dan shower dengan tepat.
Dari segi penataan jalur pipa sendiri bisa menyesuaikan kebutuhan ruang, sehingga tekanan air bisa tetap stabil. Jika alur pemasangan pipanya sendiri sudah jelas, maka jika ada kebocoran sejak awal akan lebih terlihat.
Penentuan posisi keran dan shower juga bisa dengan tepat, biaya perbaikan yang sering muncul juga bisa berkurang.
Melalui artikel kali ini akan menjelaskan bagaimana pemasangan pipa pada kamar mandi rumah. Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel berikut.

Cara Pasang Pipa Air di Kamar Mandi Rumah

Cara Pasang Pipa Air di Kamar Mandi Rumah

Penting untuk memahami jalur instalasi air sebelum mulai bekerja agar proses lebih aman. Siapapun yang akan memperbaikinya bisa melihat posisi keran, shower, dan titik pembuangan dengan jelas.

Berikut ini ada beberapa cara pasang pipa air pada kamar mandi yang tepat yaitu:

1. Tentukan Jalur Pipa Sejak Awal

Perlu menentukan arah pipa dari sumber air ke kamar mandi. Kemudian buat garis tanda pada dinding agar jalur terlihat jelas. Dengan begitu maka bisa memilih posisi keran dan shower agar mudah menjangkaunya.

2. Pilih Jenis Pipa yang Sesuai

Bisa memakai pipa PVC tipe AW untuk air bertekanan. Untuk jalur buangannya, maka bisa memakai tipe D. Pastikan dengan baik pipa memiliki kualitas baik agar tidak mudah retak.

3. Hitung Panjang Pipa dengan Teliti

Ukur jarak dari sumber air ke titik keran. Untuk mengukurnya maka perlu memakai meteran agar ukurannya lebih akurat. Bisa menambahkan sedikit cadangan pipa untuk antisipasi kesalahan potong.

4. Potong Pipa dengan Alat yang Tepat

Gunakan pemotong pipa agar hasil potongan rapi. Perlu dengan baik memastikan potongan lurus agar sambungannya kuat. Jangan lupa bersihkan ujung pipa sebelum memasangnya.

5. Oleskan Lem Pipa Secara Merata

Bisa mengoles lem pada bagian dalam fitting dan bagian luar pipa. Perlu menyambungnya dengan cepat agar lem tidak mengering. Tekan sambungan beberapa detik agar menempel kuat.

6. Atur Kemiringan Pipa Pembuangan

Beri kemiringan kecil pada jalur buangan agar air mengalir lancar. Perlu memakai waterpass agar sudutnya tepat, sehingga mencegah genangan bila kemiringan sesuai.

7. Lakukan Uji Aliran Air

Coba untuk membuka sumber air untuk mengecek kebocoran. Perlu melihat setiap sambungan dengan teliti, sehingga bisa memperbaiki sambungan yang masih basah atau menetes.

8. Tutup Pipa dengan Pelindung

Bisa menutup pipa tanam memakai adukan semen. Penting untuk memastikan pipa tidak tertekan benda keras. Jangan lupa rapikan permukaan dinding setelah jalur tertutup aman.

Bagaimana Memilih Pipa Air yang Tepat untuk Kamar Mandi?

Bagaimana Memilih Pipa Air yang Tepat untuk Kamar Mandi?

Penting untuk memahami cara memilih pipa agar instalasi kamar mandi bekerja baik. Hal ini mampu mencegah bocor lebih awal ketika memilih pipa yang tepat.

Oleh karena itu, berikut ada beberapa cara mudah dalam memilih pipa air yang tepat pada kamar mandi yaitu:

1. Pilih Pipa Sesuai Tekanan Air

Penting untuk mengetahui tekanan air di rumah. Untuk jenis pipanya maka bisa memakai pipa PVC tipe AW bila tekanan tinggi. Pastikan pipa tidak mudah pecah ketika tekanannya berubah.

2. Sesuaikan Diameter Pipa dengan Kebutuhan

Bisa memakai diameter setengah inci untuk keran dan shower. Perlu memakai ukuran 3/4 inci untuk jalur utama. Hal ini bisa menjaga aliran air tetap lancar bila diameternya sesuai.

3. Pastikan Pipa Memiliki Sertifikasi Kualitas

Pilih pipa yang sudah berstandar SNI. Perlu memastikan materialnya sudah aman dan tidak beracun, sehingga bisa mengurangi risiko pipanya getas bila kualitas terjamin.

4. Pilih Material Sesuai Suhu Air

Lebih baik gunakan pipa jenis PPR bila memakai air panas, hindari bahan dari PVC untuk air hangat. Sehingga bisa memastikan pipa tidak melengkung bila suhu berubah.

5. Perhatikan Ketebalan Dinding Pipa

Pilih pipa dengan dinding lebih tebal agar lebih kuat. Hal ini mampu mencegah retak bila pipanya terkena tekanan. Gunakan ketebalan yang sesuai agar pipanya lebih awet.

6. Pilih Pipa Berdasarkan Jenis Jalur

Pakai pipa berwarna putih atau abu untuk air bersih. Gunakan pipa warna gelap untuk jalur buangan. Hal ini mampu menjaga instalasi tetap teratur bila jenis pipanya berbeda.

7. Pilih Merk yang Mudah Menemukannya

Penting untuk memastikan fitting tersedia pada berbagai toko, sehingga bisa menghindari masalah ketika mengganti bagian pipanya.

8. Sesuaikan Pilihan dengan Anggaran

Sebaiknya untuk memilih pipa berkualitas namun tetap terjangkau. Perlu untuk menghitung biaya fitting agar total belanja tidak membengkak, sehingga bisa menghindari pengeluaran berulang bila pipanya tahan lama.

Proses Pemasangan Pipa Air yang Benar oleh Jasa Tukang

Proses Pemasangan Pipa Air yang Benar oleh Jasa Tukang

Dalam memahami proses kerja tukang saat memasang instalasi air memang sangat penting. Hal ini agar tahu apa yang terjadi di balik dinding kamar mandi.

Siapapun bisa memastikan tukang sudah mengikuti standar kerja sehingga risiko bocor jadi lebih kecil. Berikut ini beberapa proses pemasangan pipa air yang benar oleh jasa tukang yaitu:

1. Pemeriksaan Kondisi Kamar Mandi

Tukang akan memeriksa kondisi dinding dan lantai. Mereka melihat posisi keran lama dan titik air masuk, sehingga mampu menilai kondisi struktur agar pemasangan jalur baru aman.

2. Penandaan Jalur Pipa

Biasanya tukang membuat garis tanda memakai spidol. Mereka memastikan jalur air bersih dan jalur buangan tidak saling menumpuk.

3. Pembobokan Dinding untuk Pipa Tanam

Para tukang memakai bor atau mesin potong untuk membuka jalur. Biasanya mereka membuat alur selebar pipa agar hasil rapi dan struktur dindingnya tidak rusak.

4. Pemasangan Pipa Sesuai Gambar Kerja

Tukang menyusun pipa berdasarkan jalur yang sudah tertanda. Mereka memberi jarak antara pipa air bersih dan pipa buangan, serta memakai bracket agar pipanya tidak bergerak.

5. Penyambungan Pipa Memakai Lem atau Mesin Las

Para tukang mengoles lem pada fitting dan pipa yang sudah tersedia. Mereka menggunakan mesin las panas bila memakai pipa PPR dan memastikan sambungan kuat agar tidak bocor.

6. Pengaturan Kemiringan Pipa Pembuangan

Tukang memberi kemiringan kecil pada jalur buangan. Mereka memakai waterpass agar sudut akurat dan memastikan air mengalir lancar tanpa tersumbat.

7. Pengujian Tekanan Air

Mereka membuka sumber air untuk mengecek alirannya. Para tukang memeriksa setiap sambungan agar tidak ada tetesan dan memperbaiki sambungan yang belum rapat.

8. Penutupan jalur pipa dan perapian

Para tukang menutup jalur pipa memakai adukan semen. Mereka merapikan permukaan dinding agar siap memasangnya dengan keramik.

Penutup

Dalam memahami cara kerja instalasinya, maka para penggunanya bisa mendapat banyak manfaat ketika pipanya terpasang dengan rapi.

Namun, soal pemasangannya agar tidak ribet maka lebih baik pakai jasa tukang. Tersedia informasi menarik mengenai jasa tukang yang mampu memasang wall panel 3D, memasang lis plafon, pemasangan atap, pembersihan maupun pemasangan tandon, dan lain-lain.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jasa tukang bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp yang tertera berikut ini.